Nasionalisme saya memang cetek. Liat cowok cakep abang-abang made in Korea langsung meleleh, denger lagu-lagu bahasa Inggris mati-matian ngafalin, liat film box office dunia langsung bela-belain dateng ke bioskop walopun ngantrinya berjam-jam, kagum liat negara lain yang gak ada macet, korupsi, dan gak ada masalah sampah. Tapi karena itu saya tahu keunikan negara saya, Indonesia dengan orang" yang (katanya) cinta damai dengan bahasa daerah yang berbeda" tapi disatukan oleh bahasa nasional, masih memiliki rasa perhatian kepada sesamanya. Buktinya?
Ketika terjadi keributan satu kecamatan atau daerah bentrok dengan daerah lain, alasan mereka biasanya membela 1 warganya yang babak belur oleh warga lain karena maslah cinta. Mereka perhatian bukan? XD
Nanya ini itu dibilang kepo, curhat dibilang ngegalau, ngajak dibilang caper. Tandanya mereka masih perhatian kan? :)
Ribut antar suporter bola jagoanya sampe ngeblock jalan tol itu hal luar biasa. Tapi yang lebih luar biasa adalah ketika para suporter itu berdamai dan menghilangkan atribut suporternya untuk mendukung pemain nasional PSSI.
Itu hanya sebagian kecil.
Sebenarnya untuk negaraku Indonesia, kita hanya butuh 1 hal untuk terus bersatu. Yaitu Indonesia. Mensyukuri setiap perbedaan, apa yang kita peroleh. Indonesia
Selamat hari Kemerdekaan Indonesiaku.
Tertanda
Wargamu yang memiliki rasa nasionalisme yang cetek.
